Rabu, 02 Maret 2011

etika propesi_tugas_1

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika
Etika mengacu pada standar perilaku yang menunjukkan bagaimana seharusnya berperilaku berdasarkan prinsip-prinsip benar dan salah Sebagai hal praktis, etika adalah tentang bagaimana kita menghadapi tantangan melakukan hal yang benar, begitu pentingya etika dalam berprofesi yang menuntun kita untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin berdasarkan ketentuan yang ada. Setiap profesi memiliki etika yang berbeda-beda satu sama lainnya, dari etika kedokteran,etika berkendara, etika sebagai juru masak, etika sebagai keamanan, dan banyak lagi
Etika pada bidang keteknikan sangat penting karna banyak jasa-jasa yang digunakan oleh masyarakat, majunya peradaban manusia pada saat ini yang serba modern yang tentunya banyak mengunakan teknologi-teknologi masa kini yang di sumbangkan dari hasil pemikiran-pemikiran para sarjana teknik, bagaimana jika para pekerja teknik tidak memiliki etika dalam bekerja, tentunya banyak hal yang tidak diingin kan bisa terjadi, sebagai contoh pembangunan halte bus yang dikerjakan oleh seorang sarjana teknik yang tidak memiliki etika dalam bekerja, besi atau bahan yang di gunakan tidak standar untuk membangun halte bus tetapi dia masih tetap membangunnya tidak memikirkan resiko yang akan ternjadi dikemudian hari yang dapat mencelakan pengguna halte tersebut, bayangkan jika semua pekerja dalam bidang ini tidak memiliki etika, tentunya banyak yang dirugikan dalam hal ini, tidak hanya kerugian financial tetapi juga nyawa bisa jadi taruhanya
Bekerja dengan etika yang benar pada berbagai macam profesi merupaka tangung jawab moral yang harus dijalankan sebagai seorang manusia hidup berdapingan dan bermasyarakat,

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan ! Apa dampak yang ditimbulkan?
Banyak sekali pelangaran etika yang dilakukan oleh para professional dalam mengerjakan pekerjaanya yang disengaja maupun yang tidak disengaja
1. Pelangaran etiaka pada pembangunan pabrik yang dilakukan oleh pengemban atau oleh pekerja yang mengerjakannya, beton yang dikerjakan seharusnya memiliki kualitas beton K – 225 sebagai standar yang digunakan untuk membuat lantai ternyata komposisi dari kualitas beton tersebut tidak memenuhi standar tersebut, hasilnya saat digunakan banyak lantai yang retak-retak dan tidak kuat menahan beban mesin yang tentunya sangat berat. Dan tentunya dapat membahayakan oprator yang bekerja di dalamnya
2. Dalam mendesain berbagai pruduk rumah tangga memiliki standar keselamatan yang berlaku pada setiap produk-produk tersebut, sebagi contoh kompor gas yang bayak digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga pada setiap rumah mereka, pelanggaran yang dilakukan adalah tidak diberi petunjuk cara pemakaian yang benar, hal hasil dapat membahayakan penggunanya, sekrang bayak korban yang berjatuhan akibat ketidak tahuan para penggunanya
3. Pelangaran etika pembangunan tower sutet yang telah dibagun beberapa tahun silam, bayak yang merasa dirugiakan pada pembanguan tower ini, tentunya masyarakat sekitar yang dilalui oleh tower ini, dari kasus tersebut para pembagun tidak memikirkan dapak yang akan terjadi pada masyarak sekitar, jika sebelum membangun pada pengembang meneliti terlebih dahulu dampak apa yang akan terjadi tidak akan merugikan banyak pihak

. 3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan dilemma moral tersebut menurut faham:
a. Kantianisme
Paham kantianisme yang dipilih maka membumihanguskan intalasi riset meluluhlantakkan fasilitas tersebut termsuk para peneliti yang berada didalamnya, karna paham ini lebih mementingkan bayak orang yang kan mati jika tidak dilakikun, lebih baik mengorbankan 50 orang peneliti dibandigkan harus mengorbankan 100 ribu penduduk kota
b. Utilitarianisme
Paham utilitarianisme yang dipilih maka menyelamatkan semua orang lebih baik, karna setiap manusia memilik hak untuk hidup, jadi 50 orang peneliti kan di tolong dan sterilkan dari bakteri yang mematikan dan pasilitas akan dibumihanguskan untuk menghindari tersebarnya bakteri, yang akan membahayakan 100 ribu orang penduduk kota, dengan mengabil keputusan ini semua orang dapat terseamatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar