Sabtu, 05 Maret 2011

tugas 2 etika-ali imron-3iD03

Tugas 2 Etika Profesi :
A. Jelaskan tentang tata tertib kehidupan di Kampus yang berlaku umum untuk semua civitas academica ! Apakah aturan tata tertib memang diperlukan di lingkungan kampus? Jelaskan alasannya!
Tata tertib di setiap lingkungan sangat penting tidak hanya di kampus tetapi di semua tempat dimana kita tinggal semua punya aturan, tidak bisa dibayangkan jika tidak ada aturan kegiatan belajar di kampus akan semraut dan berantakan, fungsi tata tertip adalah untuk mengatur semua tingkah laku dan kegiatan yang tidak baik menjadi lebih tertib

B. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh nyata yang saudara amati dan solusi yang saudara tawarkan!
- Membuang sampah dikelas, entah kenapa prilaku mahasiswa masih belum sadar akan kebersihan, tempat sampah sudah disediakan masih saja buang sampah dimana saja
Solusinya mungkin sederhana yaitu memberi kesadaran bagi mahasiswa dari hati mereka tanpa paksaan namun kesadaran dari hati
- Coret-coret tidak pada tempatnya dibangku, tembok dan tempat lain, ngakunya seih mahasiswa tetapi kelakuatnya kaya anak TK
- WC kotor, buang air tidak disiram hampir setiap WC mahasiswa kotor dan bau, padahal semua itu untuk kenyamanan mereka tapi tetep saja tidak sadar juga akan hal itu

C. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang seharusnya dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh!
- Mematuhi tata tertib yang ada
- Buang sampah pada tempatnya
- Tidak merusak fasilitas kampus
- Matikan api rokok sebelum dibuang ditempat sampah
- Siram setelah buang air kecil, namun dari pihak kampus juga harus di benahi, kadang-kadang air di WC mati, mau ngambil air whudu sulit
- Datang tepat waktu
- Pulang tepat waktu
- Tidak menyontek

D. Isilah checklist berikut dengan jujur!, jawablah dengan Ya atau tidak

No Pernyataan Ya Tidak
1. Saya selalu berpakaian yang pantas/ sesuai dan rapi setiap kali ke kampus (ya)
2. Saya selalu mengenakan sepatu setiap kali pergi ke kampus (ya)
3. Saya selalu datang tepat waktu ke ruangan kuliah? tidak (karna pulang kerja saya tidak menentu yang kadang membuat saya terlambat)
4. Saya merasa bersalah bila datang terlambat di kelas (tidak)
5. Saya kadang-kadang ngobrol dengan teman pada saat dosen mengajar (ya)
6. Saya selalu membuat catatan kuliah (tidak)
7. Saya menyapa dosen yang mengajar di kelas saya (ya)
8. Saya mengenal semua dosen yang mengajar saya (ya)
9. Saya membuang sampah selalu pada tempatnya (tidak)
10. Saya mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan(tidak)
11. Saya mengatur kembali bangku di kelas setelah kuliah selesai (tidak)
12. Saya tidak merokok di dalam gedung/ ruangan (tidak)
13. Saya di kampus pernah ditegur orang lain karena sikap/perilaku saya yang tidak patut (ya)
14. Saya pernah menegur mahasiswa lain yang melakukan tindakan tidak pantas di kampus (tidak)
15. Saya tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh mahsiswa lain di kampus, sepenuhnya adalah tanggungjawab mereka (ya)
16. Saya percaya pada kemampuan sendiri (ya)
17. Saya pernah nyontek pada saat ujian (ya)
18. Saya pernah melakukan plagiat terhadap karya orang lain (ya)
19. Saya memberikan kontribusi untuk perbaikan suasana akademik di lingkungan kampus (ya)
20. Saya lebih senang bekerja sendiri daripada kerja kelompok (tida

Rabu, 02 Maret 2011

etika propesi_tugas_1

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika
Etika mengacu pada standar perilaku yang menunjukkan bagaimana seharusnya berperilaku berdasarkan prinsip-prinsip benar dan salah Sebagai hal praktis, etika adalah tentang bagaimana kita menghadapi tantangan melakukan hal yang benar, begitu pentingya etika dalam berprofesi yang menuntun kita untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin berdasarkan ketentuan yang ada. Setiap profesi memiliki etika yang berbeda-beda satu sama lainnya, dari etika kedokteran,etika berkendara, etika sebagai juru masak, etika sebagai keamanan, dan banyak lagi
Etika pada bidang keteknikan sangat penting karna banyak jasa-jasa yang digunakan oleh masyarakat, majunya peradaban manusia pada saat ini yang serba modern yang tentunya banyak mengunakan teknologi-teknologi masa kini yang di sumbangkan dari hasil pemikiran-pemikiran para sarjana teknik, bagaimana jika para pekerja teknik tidak memiliki etika dalam bekerja, tentunya banyak hal yang tidak diingin kan bisa terjadi, sebagai contoh pembangunan halte bus yang dikerjakan oleh seorang sarjana teknik yang tidak memiliki etika dalam bekerja, besi atau bahan yang di gunakan tidak standar untuk membangun halte bus tetapi dia masih tetap membangunnya tidak memikirkan resiko yang akan ternjadi dikemudian hari yang dapat mencelakan pengguna halte tersebut, bayangkan jika semua pekerja dalam bidang ini tidak memiliki etika, tentunya banyak yang dirugikan dalam hal ini, tidak hanya kerugian financial tetapi juga nyawa bisa jadi taruhanya
Bekerja dengan etika yang benar pada berbagai macam profesi merupaka tangung jawab moral yang harus dijalankan sebagai seorang manusia hidup berdapingan dan bermasyarakat,

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan ! Apa dampak yang ditimbulkan?
Banyak sekali pelangaran etika yang dilakukan oleh para professional dalam mengerjakan pekerjaanya yang disengaja maupun yang tidak disengaja
1. Pelangaran etiaka pada pembangunan pabrik yang dilakukan oleh pengemban atau oleh pekerja yang mengerjakannya, beton yang dikerjakan seharusnya memiliki kualitas beton K – 225 sebagai standar yang digunakan untuk membuat lantai ternyata komposisi dari kualitas beton tersebut tidak memenuhi standar tersebut, hasilnya saat digunakan banyak lantai yang retak-retak dan tidak kuat menahan beban mesin yang tentunya sangat berat. Dan tentunya dapat membahayakan oprator yang bekerja di dalamnya
2. Dalam mendesain berbagai pruduk rumah tangga memiliki standar keselamatan yang berlaku pada setiap produk-produk tersebut, sebagi contoh kompor gas yang bayak digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga pada setiap rumah mereka, pelanggaran yang dilakukan adalah tidak diberi petunjuk cara pemakaian yang benar, hal hasil dapat membahayakan penggunanya, sekrang bayak korban yang berjatuhan akibat ketidak tahuan para penggunanya
3. Pelangaran etika pembangunan tower sutet yang telah dibagun beberapa tahun silam, bayak yang merasa dirugiakan pada pembanguan tower ini, tentunya masyarakat sekitar yang dilalui oleh tower ini, dari kasus tersebut para pembagun tidak memikirkan dapak yang akan terjadi pada masyarak sekitar, jika sebelum membangun pada pengembang meneliti terlebih dahulu dampak apa yang akan terjadi tidak akan merugikan banyak pihak

. 3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan dilemma moral tersebut menurut faham:
a. Kantianisme
Paham kantianisme yang dipilih maka membumihanguskan intalasi riset meluluhlantakkan fasilitas tersebut termsuk para peneliti yang berada didalamnya, karna paham ini lebih mementingkan bayak orang yang kan mati jika tidak dilakikun, lebih baik mengorbankan 50 orang peneliti dibandigkan harus mengorbankan 100 ribu penduduk kota
b. Utilitarianisme
Paham utilitarianisme yang dipilih maka menyelamatkan semua orang lebih baik, karna setiap manusia memilik hak untuk hidup, jadi 50 orang peneliti kan di tolong dan sterilkan dari bakteri yang mematikan dan pasilitas akan dibumihanguskan untuk menghindari tersebarnya bakteri, yang akan membahayakan 100 ribu orang penduduk kota, dengan mengabil keputusan ini semua orang dapat terseamatkan

Selasa, 30 Maret 2010

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Apa sebenarnya hubungannya antara topik tugas Kewarganegaraan “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan” dengan “Memiliki Rasa Kewarganegaraan Yang Tinggi”? Mengapa saya kaitkan keduanya, akan saya jabarkan berikut ini. Pertama, di bahas mengenai Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan, tentu saja bagi saya. Kedua, hubungan antara judul yang saya berikan dengan topik yang telah ditetapkan.
Setiap kali mendengar kata kewarganegaraan, secara tidak langsung otak merespon dan mengaitkan kewarganegaraan dengan pelajaran kewarganegaraan pada saat sekolah, dan mata kuliah kewarganegaraan pada saat kuliah. Bisa jadi kata kewarganegaraan di dalam memori otak tersimpan kuat karena setiap tahun dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ada pelajaran kewarganegaraan yang harus dipelajari, dan ternyata saat kuliah juga ada.
Awal Mula Pendidikan Kewarganegaraan dan Keengganan untuk Memepelajarinya
Pendidikan Kewarganegaraan menjadi mata pelajaran setelah terpecah dari PPKN ataupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Mengapa awalnya di gabung menjadi satu? Karena isi dari Pendidikan Kewarganegaraan sendiri besumber dari Pancasila itu sendiri. Selanjutnya di pecah menjadi mata pelajaran sendiri karena Pendidikan Kewarganegaraan dianggap penting untuk di ajarkan kepada siswa dan dalam Pendidikan Kewarganegaraan diajarkan materi kewarganegaraan yang lebih luas dan tidak hanya bersumber langsung dari Pancasila.
Mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan bagi sebagian mahasiswa tidak ubahnya mempelajari Pancasila tahap dua, atau bahkan tidak jauh berbeda dengan Pendidikan Moral Pancasila dan Sejarah Bangsa. Beberapa materinya memang berkaitan ataupun sama. Itulah mengapa banyak yang tidak suka ataupun tidak mau mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan. Bisa jadi karena bosan ataupun dianggap tidak penting seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan lainnya. Pada akhirnya Pendidikan Kewarganegaraan selalu saja di anak tirikan dalam setiap pembelajaran.
Selanjutnya ada hal yang membuat banyak orang dan terutama mahasiswa enggan mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan. Ketika zaman Orde Baru Pendidikan Kewarganegaraan yang bersumber langsung dari Pancasila dan UUD dijadikan sebuah alat untuk mengambil keuntungan bagi beberapa pihak. Bukannya sebagai warga negara yang taat dan melaksanakan Pancasila, tapi beberapa pihak tersebut malah menjadikan Pancasila, UUD, dan Pendidikan kewarganegaraan untuk melegalkan apapun keinginan mereka. Akhirnya banyak yang tidak percaya lagi dan kemudian berkembang menjadi keengganan untuk mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan tersebut.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan
Padahal sesungguhnya mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan seharusnya menjadi hal yang lebih utama di banding dengan pendidikan yang lainnya. Pendidikan Kewarganegaraan lah yang mengajarkan bagaimana seseorang menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab. Karena kewarganegaraan itu tidak dapat diwariskan begitu saja melainkan harus dipelajari dan di alami oleh masing-masing orang. Apalagi negara kita sedang menuju menjadi negara yang demokratis, maka secara tidak langsung warga negaranya harus lebih aktif dan partisipatif. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa harus memepelajarinya, agar kita bisa menjadi garda terdepan dalam melindungi negara.
Pendidikan Kewarganegaraan juga mengajarkan bagaimana warga negara itu tidak hanya tunduk dan patuh terhadap negara, tetapi juga mengajarkan bagaimana sesungguhnya warga negara itu harus toleran dan mandiri. Pendidikan ini membuat setiap generasi baru memiliki ilmu pengetahuan, pengembangan keahlian, dan juga pengembangan karakter publik. Pengembangan komunikasi dengan lingkungan yang lebih luas juga tecakup dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Meskipun pengembangan tersebut bisa dipelajari tanpa menempuh Pendidikan Kewarganegaran, akan lebih baik lagi jika Pendidikan ini di manfaatkan untuk pengambangan diri seluas-luasnya.
Memiliki Rasa Kewarganegaraan yang Tinggi
Selanjutnya dijelaskan tentang hubungan antara perlunya memepelajari Pendidikan Kewarganegaraan dengan memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi. Beberapa paragraf di atas telah mengemukakan bagaimana dan mengapa Pendidikan Kewarganegaran itu menjadi penting untuk dipelajari. Pendidikan Kewarganegaran menjadi penting karena memiliki manfaat yang begitu besar. Sedang memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi tersebut merupakan salah satu manfaatnya.
Sebagai mahasiswa yang menempuh Pendidikan Kewarganegaran akan menjadi tahu betul mafaatnya. Salah satunya adalah menjadi seseorang yang memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi. Hal ini tidak hanya mengenai bagaimana rasa bangga menjadi seorang warga dari sebuah negara, akan tetapi juga mengatahui bagaimana hak dan kewajiban dari seorang warga negara. Jika kita mengerti dan paham betul apa yang di ajarkan dalam Pendidikan Kewarganegaraan pasti kita akan memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi.
Kita akan menghargai kewarganegaraan yang kita miliki. Kita bangga akan hak dan kewajiban kita sebagai warga negara. Tentu saja kita akan paham bagaimana memperlakukan diri kita terhadap negara. Sikap ini berhubungan dengan pentingnya mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan yang menjadikan warga negara menjadi aktif, toleran, dan partisipatif. Apapun yang terjadi di Negara kita, kita akan menjadi aktif untuk selalu mendukung. Toleran dengan keberagaman yang dimiliki negara Indonesia. Serta partisipatif dengan hal kebaikan apapun yang diselenggarakan oleh negara.
Rasa kewarganegaraan yang tinggi, akan membuat kita tidak akan mudah goyah dengan iming-iming kejayaan yang sifatnya hanya sementara. Selain itu kita tidak akan mudah menyerap secara langsung budaya yang bukan berasal dari Indonesia dan juga menghargai segala nilai-nilai yang berlaku di negara kita. Memiliki sikap tersebut tentu tidak bisa kita peroleh begitu saja tanpa belajar. Oleh karena itu mengapa Pendidikan Kewarganegaraan masih sangat penting untuk kita pelajari.
Kemudian dapat dipahami bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting manfaatnya, maka di masa depan harus segera dilakukan perubahan secara mendasar konsep, orientasi, materi, metode dan evaluasi pembelajarannya. Tujuannya adalah agar membangun kesadaran para pelajar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan mampu menggunakan sebaik-baiknya dengan cara demokratis dan juga terdidik

Minggu, 20 Desember 2009

Tenaga Angin






Tenaga Angin

Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam, Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator dibagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi Listrik ini biasanya akan disimpan kedalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan. Secara sederhana sketsa kincir angin adalah sebagai berikut :

Teknologi tenaga angin, sumber energi paling cepat berkembang di dunia, sepintas terlihat sederhana. Namun dibalik menara tinggi, langsing dan bilahan besi putar terdapat pergerakan yang kompleks dari bahan-bahan yang ringan seperti desain aerodinamis dan komputer yang dijalankan secara elektronik. Tenaga ditransfer melalui baling-baling, kadang dioperasikan pada variable kecepatan, lalu ke generator (meskipun beberapa turbin menghindari kotak peralatan dengan menjalankan langsung)


Syarat – syarat dan kondisi angin yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dapat dilihat pada tabel berikut.


Angin kelas 3 adalah batas minimum dan angin kelas 8 adalah batas maksimum energi angin yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

Pemanfaatan energi angin merupakan pemanfaatan energi terbarukan yang paling berkembang saat ini. Berdasarkan data dari WWEA (World Wind Energy Association), sampai dengan tahun 2007 perkiraan energi listrik yang dihasilkan oleh turbin angin mencapai 93.85 GigaWatts, menghasilkan lebih dari 1% dari total kelistrikan secara global. Amerika, Spanyol dan China merupakan negara terdepan dalam pemanfaatan energi angin. Diharapkan pada tahun 2010 total kapasitas pembangkit listrik tenaga angin secara glogal mencapai 170 GigaWatt.

Kelebihan Tenaga Angin

Ramah lingkungan- keuntungan terpenting dari tenaga angin adalah berkurangnya level emisi karbon dioksida penyebab perubahan ikilm. Tenaga ini juga bebas dari polusi yang sering diasosiasikan dengan pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan nuklir.

Penyeimbang energi yang sangat baik -emisi karbon dioksida berhubungan dengan proses produksi. Pemasangan dan penggunaan turbin angin selama rata-rata 20 tahun siklus hidup ‘membayar kembali’ terjadinya emisi setelah 3-6 bulan pertama yang berarti lebih dari 19 tahun produksi energi tanpa ongkos lingkungan.

Cepat menyebar—pembangunan ladang angin (wind farm) dapat diselesaikan dalam waktu seminggu. Menara turbin, badan dan bilahan besi di pasang di atas permukaan beton bertulang dengan menggunakan alat pemindah besar.
Sumber energi terbarukan dan dapat diandalkan- angin yang menjalankan turbin selalu gratis dan tidak terkena dampak harga bahan bakar fosil yang fluktuatif. Tenaga ini juga tidak butuh untuk ditambang, digali atau dipindahkan ke pembangkit listrik. Seiring meningkatnya harga bahan bakar fosil, nilai tenaga angin juga meningkat dan biaya keseluruhan pembangkit akan menurun.

Selanjutnya, dalam proyek besar yang menggunakan turbin ukuran medium yang sudah disetujui, tenaga angin mampu beroperasi hingga 98% secara konstan. Artinya hanya dua persen waktu turun mesin untuk perbaikan- catatan yang jauh lebih baik dari yang bisa diharapkan dari pembangkit listrik konvensiona

Perkembangan tenaga angin

Perkembangan teknologi dalam dua dekade terakhir menghasilkan turbin angin yang modular dan mudah dipasang. Saat ini sebuah turbin angin modern 100 kali lebih kuat daripada turbin dua dekade yang lalu dan ladang angin saat ini menyediakan tenaga besar yang setara dengan pembangkit listrik konvensional. Pada awal tahun 2004, pemasangan tenaga angin secara global telah mencapai 40.300 MW sehingga tenaga yang dihasilkan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 19 juta rumah tangga menengah di Eropa yang berarti sama dengan mendekati 47 juta orang.

Dalam 15 tahun terakhir ini, seiring meningkatnya pasar, tenaga angin memperlihatkan menurunnya biaya produksi hingga 50%. Saat ini di wilayah yang anginnya maksimum, tenaga angin mampu menyaingi PLTU batu bara teknologi baru dan di beberapa lokasi dapat menandingi pembangkit listrik tenaga gas alam.

Perkembangan tenaga angin berkembang dengan pesat saat ini, namun demikian masa depan tenaga ini belum terjamin. Saat ini tenaga angin telah dimanfaatkan oleh sekitar 50 negara di dunia. Namun sejauh ini kemajuan itu disebabkan oleh usaha segelintir pihak, yang dipimpin oleh Jerman, Spanyol dan Denmark. Negara-negara lain perlu untuk memperbaiki industri tenaga angin secara dramastis jika target global ingin dicapai. Oleh karena itu prediksi untuk menjadikan tenaga angin dapat memasok energi dunia sebesar 12 persen pada tahun 2020 sebaiknya tidak dilihat sebagai hal yang pasti, tapi sebagai tujuan—satu kemungkinan masa depan yang kita bisa pilih jika kita mau.

Indonesia, negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah lautan dan mempunyai garis pantai terpanjang di dunia yaitu ± 80.791,42 Km merupakan wilayah potensial untuk pengembangan pembanglit listrik tenaga angin, namun sayang potensi ini nampaknya belum dilirik oleh pemerintah. Sungguh ironis, disaat Indonesia menjadi tuan rumah konfrensi dunia mengenai pemanasan global di Nusa Dua, Bali pada akhir tahun 2007, pemerintah justru akan membangun pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang merupakan penyebab nomor 1 pemanasan global.

Di tengah potensi angin melimpah di kawasan pesisir Indonesia, total kapasitas terpasang dalam sistem konversi energi angin saat ini kurang dari 800 kilowatt. Di seluruh Indonesia, lima unit kincir angin pembangkit berkapasitas masing-masing 80 kilowatt (kW) sudah dibangun. Tahun 2007, tujuh unit dengan kapasitas sama menyusul dibangun di empat lokasi, masing-masing di Pulau Selayar tiga unit, Sulawesi Utara dua unit, dan Nusa Penida, Bali, serta Bangka Belitung, masing-masing satu unit. Mengacu pada kebijakan energi nasional, maka pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) ditargetkan mencapai 250 megawatt (MW) pada tahun 2025.

Tenaga Angin pada tahun 2020

Selama beberapa tahun terakhir pemasangan kapasitas angin meningkat melebihi 30%. Hal tersebut membuat target untuk menjadikan tenaga angin mampu memenuhi kebutuhan energi dunia hingga 12 persen pada tahun 2020 menjadi realistis. Di saat bersamaan hal tersebut juga akan membuka kesempatan terbukanya lapangan pekerjaan hingga dua juta dan mengurangi emisi CO2 hingga 10.700 juta ton.

Berkah terus meningkatnya ukuran dan kapasitas rata-rata turbin, pada tahun 2020 biaya pembangkit listrik tenaga angin pada wilayah yang menunjang akan turun hingga 2.45 sen per KWh- lebih murah 36 persen dari biaya pada tahun 2003 yang mencapai 3.79 euro/KWh. Sambungan kabel listrik tidak termasuk dalam biaya ini.